1. SEJARAH
BAHASA C DAN C++
Tahun
1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories
mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken
Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming
Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.
Sejak
tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya
menggunakan bahasa B dan BCPL.Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa
paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.
Tahun
1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya
standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C
yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.
Mulai
awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai
mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru
hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Symbol ++ merupakan operator
C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini
merupakan versi yang lebih canggih dari C.
Sebenarnya
bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi.C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T
Laboratories, dinamakan cfront.C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang
menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.
Borland
International merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++.
Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode
C++.Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan
DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows.
Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode
C++.Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan
DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows.
Pada
evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++
menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin
(assembly).Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi
obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.
Selain
Borland International, terdapat beberapa perusahaan lain yang juga merilis
compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++.
compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++.
2. PERBEDAAN
BAHASA C DAN C++
Bahasa pemrograman C
dan C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi.Bahasa C++ dicipitakan oleh Bjarne Stroustrup,
ia menggunakan Bahasa pemrograman C sebagai dasar dari Bahasa pemrograman
C++.Maka bisa dilihat bahwa Bahasa pemrograman C++ dengan Bahasa pemrograman C
merupakan satu garis keturunan.Perbedaan dari kedua bahasa tersebut bisa
dilihat dari kasat mata dalam struktur pemrogramannya.
C++ pada awalnya
disebut sebagai “C dengan Kelas” (C With Classes) dan diciptakan untuk memiliki fitur
pemrograman berorientasi objek. Karena C++ berdasarkan dari Bahasa pemrograman
C, maka kebanyakan kode C bisa dirakit di kompilator C++ dengan mudah.
Perbedaan kecil
contohnya kata “new” dan “delete” yang terdapat di kode C tidak bisa
dirakit di C++ karena kata-kata ini adalah kata dipesan C++. Pustaka C biasanya
bisa diimpor ke pustaka C++, tapi karena kompilator C dan C++ memiliki “name mangling” yang berbeda, maka perubahan kecil di
kode C perlu dilakukan.
A. PERBEDAAN
DAPAT DILIHAT JUGA PADA BEBERAPA HAL BERIKUT INI
Tipe Data Karakter
Pada bahasa
pemrograman C++, bool dapat
berisi true ataupun false, mirip
Pascal. Sedangkan pada bahasa pemrograman C tidak ada type boolean. Sebagai
gantinya, type bilangan bulat apapun bisa dipakai sebagai ganti boolean dengan
aturan false adalah 0 dantrue adalah angka selain 0.
Tipe Data String
Pada bahasa
pemrograman C, tidak ada type data khusus string, sehingga string didefinisikan
sebagai array of char. Sedangkan pada bahasa pemrograman C++,
untuk menggunakan type string harus ada #include di
awal program harus menggunakanstd::string.
Tipe data struct (record)
Misal deklarasi
variabel siswa ichand; maka akses ke elemennya menggunakan titik
‘.‘
contoh : ichand.nama , ichand.kelas
Tipe data enumerasi
Jadi format typedef enum {} ;
Untuk contoh :
‘hari (dalam minggu)’, pada C
dan C++ ‘senin’ akan bernilai 0, ‘selasa’=1, ‘rabu’=2 dst
Jika ditulis :
typedef enum{‘senin’ = 3,
‘selasa’ = 7, ‘rabu’, ‘kamis’=9, ‘jumat’=10, ‘sabtu’ = 20;} hari;
Maka senin bernilai 3, selasa=7, rabu=8, kamis=9, jumat=10,
sabtu=20.
Jika nilai pada elemen tersebut tidak didefinisikan, akan dianggap
+1 dari elemen sebelumnya.
Input
Pada bahasa
pemrograman C perlu #include di awal program dan output menggunakan fungsi printf (print formatted),
Formatnya: printf(“”,[, ,…]);
Jadi, bentuk dari keluaran dituliskan dulu formatnya sebagai parameter pertama printf dalam bentuk string (diapit oleh petik), yang membedakan text biasa dengan format variabel adalah tanda %.
Pada bahasa pemrograman C, input menggunakan scanf (scan formatted). Format yang digunakan hampir sama dengan printf, namun setelah string format, yang diisi bukan nama variabel, melainkan pointer dari array tersebut. Maka dalam memasukkan nilai desimal (%f) kedalam variabel f digunakan pointer f (&f).
Jadi, bentuk dari keluaran dituliskan dulu formatnya sebagai parameter pertama printf dalam bentuk string (diapit oleh petik), yang membedakan text biasa dengan format variabel adalah tanda %.
Pada bahasa pemrograman C, input menggunakan scanf (scan formatted). Format yang digunakan hampir sama dengan printf, namun setelah string format, yang diisi bukan nama variabel, melainkan pointer dari array tersebut. Maka dalam memasukkan nilai desimal (%f) kedalam variabel f digunakan pointer f (&f).
Pada bahasa
pemrograman C++, perlu #include di
awal program dan input menggunakanstd::cin.
Penggunaan
Bahasa pemrograman C
merupakan bahasa pemrograman terstruktur yang mempunyai tujuan untuk
mempermudah pembuatan & pengembangan program.
Bahasa pemrograman
C++ merupakan bahasa yang berorientasi obyek (OOP) yang mempunyai
tujuan untuk meningkatkan produktivitas lebih.
File Header
Dalam Bahasa
pemrograman C, file header yang digunakan adalah stdio.h.
Dalam Bahasa pemrograman C++, file header yang digunakan adalah iostream.h. Terkadang juga memakai conio, stdio, dll. Tetapi iostream wajib digunakan dalam file header nya.
Dalam Bahasa pemrograman C++, file header yang digunakan adalah iostream.h. Terkadang juga memakai conio, stdio, dll. Tetapi iostream wajib digunakan dalam file header nya.
Cout & Printf
Dalam Bahasa
pemrograman C, penggunaan untuk fungsi output digunakan printf (print formatted).
Dalam Bahasa pemrograman C++, penggunaan untuk fungsi output digunakan perintahcout.
Dalam Bahasa pemrograman C++, penggunaan untuk fungsi output digunakan perintahcout.
Cin & Scanf
Dalam Bahasa
pemrograman C, untuk pengambilan karakter melalui keyboard mengunakanscanf.
Dalam Bahasa pemrograman C++, untuk pengambilan karakter melalui keyboard menggunakan Cin.
Dalam Bahasa pemrograman C++, untuk pengambilan karakter melalui keyboard menggunakan Cin.
Prosedural vs OOP
Bahasa pemrograman C
dan C++ berbeda dalam paradigma pemrograman.Bahasa C lebih mengarah ke
prosedural murni, sedangkan C++ adalah semi-prosedural.Kekuatan utama C++
adalah pada Object Oriented Programming atau Pemrograman Berorientasi
Objek.Dalam prosedural, masalah dipecah menjadi bagian-bagian yang kecil
kemudian dicari solusi penyelesaian tepat untuk masalah tersebut.Dalam konsep OOP, setiap masalah
adalah objek yang memiliki karakteristik tertentu.
Malloc vs new
Berbicara mengenai
pointer dan data maka kita tidak akan lepas dari alokasi memori dan dealokasi
tentunya. Dalam Bahasa pemrograman C tidak terdapat kata kunci khusus untuk
melakukannya. Untuk memesan alamat memori di heap kita menggunakan fungsi malloc(). Sedangkan
dalam Bahasa pemrograman C++ disediakan kata kunci new untuk melakukan kegiatan
serupa.Keuntungannya dengan adanya kata kunci new untuk alokasi memori sebagai
perintah built-in dapat mengefisienkan kerja kita.
Template
Ini dia salah satu kelebihan C++ dibanding banyak bahasa pemrograman
lain. Template adalah sistem overload otomatis terhadap fungsi-fungsi yang kita
definisikan, dengan template kita bisa membuat fungsi generic (fungsi umum)
yang dapat dipakai untuk berbagai tipe data.Jadi kita hanya perlu membuat 1
fungsi untuk semua.
Exception handling
C++ adalah bahasa pemrograman pertama yang menggunakan sistem
exception handling.Exception handling adalah teknik menjebak error atau
penanganan kesalahan. Jika kita menulis kode dalam bahasa C, kita akan
dipusingkan jika terjadi error dalam kode kita. Cara lama yang dipakai adalah
menelusuri alur program dan menguji satu per satu fungsi yang ada dan
diperkirakan menyebabkan error. Dalam C++, manakala terjadi error program akan
menghentikan proses dan mencari penanganan kesalahan yang tepat sesuai
kesalahan yang terjadi.
STL
Satu yang ada di C++
adalah library khusus bernama STL. STL adalah
kumpulan fungsi-fungsi dan data-data khusus yang banyak digunakan untuk
struktur data.Misalkan queue, vector, map, tree dll yang banyak digunakan dalam struktur
data.Dengan STL kita
tidak perlu mendefinisikan sendiri struktur data sendiri karena
struktur-struktur data tersebut telah disediakan oleh C++. STL Merupakan singkatan dari Standard Template Library.Sesuai
namanya, class dalam STL merupakan
template sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam tipe data.
3. PERINTAH-PERINTAH
PADA BAHASA C DAN C++
1. Auto: Keyword "auto" digunakan
untuk membuat variabel lokal. Namun demikian keyword ini jarang dipakai.
2. Break: Keyword
"break" digunakan untuk keluar dari do, for atau loop while dengan
melewati kondisi loop yang normal.. Keyword ini juga digunakan untuk keluar
dari perintah "switch".
3. Switch
: Perintah "switch" adalah bagian dari beberapa
perintah yang ada pada C. Perintah ini igunakan untuk pembuatan rute satu
dengan beberapa cara yang berbeda. Berikut ini dalah bentuk yang biasa dibentuk
dipakai pada perintah "switch".Tiap keberhasilan erintah dapat
berasal dari satu perintah sampai beberapa perintah, panjang porsi
default" dapat dipakai. "switch" akan bekerja dengan
pengontrolan"control-var" terhadap konstanta. Jika telah
diketemukan suatu keserasian, maka pelaksanaan perintah tersebut akan berhasil.
Jika urutan perintah yang berhubungan dengan "case" yang sesuai
dengan nilai dari "control-var" yang tidak berisi "break",
maka suatu eksekusi perintah akan berlanjut pada "case" berikutnya.
Letakkan secara berbeda, mulai dari tempat yang sesuai, maka eksekusi akan
terus berjalan sampai perintah "break" ditemukan, atau
"switch" berakhir. Jika tidak ditemukan keserasian "case
default" maka perintah tidak akan berhasil dilaksanakan. Hal ini akan
menyebabkan tidak ada aksi yang berlangsung.
4. Case: Lihat
pada "switch".
5. Char: Keyword "char" adalah
tipe data yang digunakan untuk membuat karakter variasi
6. Const:
Coonst berasal dari kata
“constant” Modifier "const" akan mengatakan pada
compiler ahwa variabel yang mengikuti tidak dapat dimodifikasi. Namun demikian
saat ideklarasikan variabe "const" dapat diberi nilai awal
7. Continue:
Keyword "continue" digunakan untuk menyediakan porsi code
pada suatu loop dan memaksa "conditional test" untuk
ditampilkan.
8. Default:
keyword "default" digunakan pada
perintah "switch" yang memberi tanda default block ari code
yang akan dibuat jika tidak ada kecocokan pada "switch".
9. Do: Loop "do" adalah
salah satu dari tiga konstruksi loop yang ada pada C.Jika hanya satu perintah
yang diulang, maka tanda kurung tidak diperlukan. Tanda kurung disini hanya
memperjelas suatu perintah. Loop "do" adalah satu-satunya
loop dalam C yang selalu minimal satu iterasi, sebab suatu kondisi akan diuji
pada bagian bawah loop. Loop "do", biasanya dipakai untuk
membaca file disk
10. Double: "double" adalah
suatu penentu tipe data yang digunakan untuk membuat "double-
precision" variabel "floating-point".
11. If:
Adalah suatu fungsi yang mendeklarasikan sebuah persyaratan. Jika persyaratan
itu tidak terpenuhi maka perintah tidak akan dijalankan atau menjalankan
perintah “else”
12. else:
Adalah suatu fungsi yang digunakan sebagai alternatif dalam fungsi “if”
13. Enum:
Secifier tipe "enum" digunakan untuk membuat tipe enumerasi
(enumera-tion).
Enumerasi
adalah suatu daftar yang sederhana dari konstanta integer yang diberi nama.
Oleh sebab itu, tipe enumerasi ini menentukan apa yang dibandingkan dalam
daftar tersebut.
14. Extern: "extern" adalah
tipe data modifier yang digunakan untuk memberitahu compiler bahwa suatu
variabel telah dibuat di lain tempat di dalam program. Tipe ini sering
digunakan pada kata penghubung dengan susunan file terpisah yang memperlakukan
data global yang sama serta digabungkan bersama. Pada dasarnya,
"extern" ini memberitahu compiler tentang tipe variabel tanpa harus
membuat variabel itu sendiri.
15. Float:
“float" adalah tipe data specifier yang digunakan untuk membuat
variabel floating-point.
16. For
: Loop "for" memungkinkan pemberian huruf awal dan kenaikan
secara otomatis dari variabel counter.
17. Goto:
Keyword "goto" akan menyebabkan pembuatan program
"melompat" pada label yang ditentukan dengan
perintah "goto"
18. int:
"int" adalah tipe specifier yang digunakan untuk membuat
variabel integer.
19. Long: "long" adalah
tipe data modifier yang digunakan untuk membuat variabel integer menjadi
"double-length".
20. Register: "register" adalah
modifier tempat penyimpanan yang digunakan untuk meminta agar suatu pemasukan
pada variabel dioptimalkan kecepatannya. Secara
tradisional, "register" hanya dapat digunakan pada variabel
integer dan karakter, "register" tersebut menyebabkan
variabel-variabel tersebut disimpan dalam register CPU sebagai pengganti dari
ditempatkannya pada memori.Standar ANSIC telah diperluas definisinya agar dapat
memasukkan semua tipe data. Namun demikian data selain integer dan karakter,
biasanya tak dapat disimpan dalam CPU register. Untuk tipe data yang lain, baik
berupa cache memory (atau semacam jenis peng-optimal-an scheme) akan dipakai
yang kemudian meminta "register" untuk
disimpan."register"hanya dapat digunakan pada variabel lokal.
21. Return:
Perintah "return" akan memaksa suatu pengembalian dari
fungsi dan dapat digunakan untuk mentransfer kembali suatu angka pada rutin
pemanggilan.
22. Short: "short" adalah
modifier tipe data yang digunakan untuk mendeklarasikan integer pendek.
23. Signed:
Tipe modifier "signed" digunakan untuk menentukan suatu
tipe data "signec char".
24. Sizeof: Operator
pengaturan waktu "sizeof' akan mengembalikan panjang variabeL tipe
yang mendahuluinya. Jika yang mendahului adalah suatu variabel maka tanda
kurung bersifat optional (boleh dipakai)
25. Static:
Type data modifier "static" digunakan untuk menyuruh
compiler agar membuat tempat penyimpanan yang permanen untuk variabel lokal
yang mendahuluinya. Hal ini memungkinkan suatu variabel yang telah ditentukan
mempertahankan nilainya antara panggilan fungsi.
26. Struct: Keyword
"struct" digunakan untuk membuat variabel komplek atau
konglomerat, yang disebut "structure", yang terbuat dari satu elemen
atau lebih
27. Typedef:
keyword typedef berguna untuk membuat alias dari suatu tipe data
28. Union: Union digunakan
untuk menunjukkan dua variabel atau lebih pada lokasi memori yang sama.
29. Unsigned: "unsigned" adalah
tipe data modifier yang memerintahkan compiler untul< menghapus tanda bit
dari suatu integer dan menggunakan seluruh bit untuk keperluar arithmetic. Hal
semacam ini menyebabkan ukuran integer terbesar menjadi dobel tapi hanya terbatas
pada angka-angka positif saja.
30. Void:
Tipe
specifier "void" pada pokoknya digunakan untuk secara
jelas mendeklarasikan fungsi yang tidak mengembalikan suatu nilai (dalam arti
penuh), tipe ini juga digunakan untuk membuat pointer "void" (pointer
pada "void"), yaitu pointer generic yang dapat menunjukkan
beberapa tipe object.
31. Volatile:
Modifier "volatile" digunakan untuk memberitahu Compiler bahwa suatu variabel mungkin telah
mempunyai suatu isi yang telah dipilih dengan cara yang tidak ditentukan oleh
suatu program. Contoh, variabel-variabel yang diubah dengan hardware
seperti "realtime clock", 'Interrupt" atau input-input yang lain, harus
dinyatakan sebagai volatile.
32. While:
Adalah suatu loop. Jika suatu perintah tunggal adalah object
dari "while",maka tanda kurung dapat
dihilangkan, "while" akan menguji kondisinya pada bagian
atas suatu loop. Oleh sebab itu jika kondisinya salah untuk memulai,maka loop
tidak akan berjalan, meskipun hanya sekali. Kondisi tersebut mungkin dapat
berupa suatu ekspresi.
A. KERANGKA
PROGRAM DALAM BAHASA C DAN C++
Setiap
program yang ditulis dengan menggunakan bahasa C harus mempunyai fungsi utama,
fungsi tersebut bernama main(). Fungsi inilah yang akan dipanggil
pertama kali pada saat eksekusi program. Apabila ada fungsi lain yang dibuat,
maka fungsi tersebut akan dijankan ketika dipanggil di fungsi utama. Hal ini
karena bahasa C/C++ merupakan bahasa procedural yang menerapkan konsep runtutan
(program dieksekusi baris-perbaris dari atas ke bawah secara berurutan).
Ada dua
bentuk kerangka fungsi utama yang sering digunakan :
·
Bentuk dengan tanpa pengembalian nilai ke system operasi
(dengan menuliskan Void sebelum fungsi utama )
Contoh :
void
main(void)
{
Kode program yang akan ditulis;
}
Kata kunci void dalam
kurung bersifat opsional, artinya bias dituliskan atau juga tidak.
·
Bentuk dengan pengembalian nilai 0 ke system operasi (dengan
menuliskan tipe data sebelum fungsi utama )
Contoh
:
int
main(void)
{
Kode program yang akan ditulis;
return
0;
}
Kata kunci
void dalam kurung bersifat opsional, artinya bias dituliskan atau juga tidak.
Fungsi return
0 pada konsep di atas adalah fungsi main() ini dapat mengembalikan
nilai 0 ke system operasi yang menandakan bahwa program tersebut berjalan
dengan baik tanpa adanya kesalahan.
B. Mengenal
File Header ( *.h )Program dalam Bahasa C / C++
File
header adalah file dengan eksetensi h ( *.h ) yaitu file
bantuan yang digunakan untuk menyimpan daftar-daftar fungsi yang akan digunakan
di dalam program.
File
header di dalam C/C++ misalnya adalah <stdio.h> atau <iostream.h>
untuk proses masukan dan keluaran (input/output). Tidak hanya dua file header
tersebut karena masih banyak file header yang disediakan oleh C/C++ untuk
menangani kerword-keyword yang lain.
Di bawah
ini akan digambarkan bagaimana cara penulisan file header dengan mengacu pada
konsep kerangka yang sudah dijelaskan di atas :
Contoh
1 :
Penggunaan input/output dengan bahasa C
#include
<stdio.h>
int
main()
{
printf(“Selamat Belajar Algortima dan
Pemrograman \n”);
return
0;
}
Contoh
2 :
Penggunaan input/output dengan bahasa C
#include
<stdio.h>
void
main()
{
printf(“Selamat Belajar Algortima dan
Pemrograman \n”);
}
Contoh
3 :
Penggunaan input/output dengan bahasa C++
#include
<iostream.h>
int
main()
{
cout<<“Selamat Belajar Algortima dan
Pemrograman \n”;
return
0;
}
Contoh
4 :
Penggunaan input/output dengan bahasa C++
#include
<iostream.h>
void
main()
{
cout<<“Selamat Belajar Algortima dan
Pemrograman \n”;
}
C. Mengenal
Fungsi printf() dan scanf() dalam Bahasa C
Dalam
pembuatan sebuah program computer, kita tidak akan lepas dari proses masukan
(input) dan keluaran (output). Dalam bahasa C perintah tersebut dikenal dengan
penulisan scanf() sebagai inputan dan printf() sebagai
keluaran. Untuk file header yang diperlukan adalah stdio.h.
Contoh
1 :
Memasukkan sebuah nilai bertipe integer
#include
<stdio.h>
int
main()
{
int x;
printf(“Masukkan sebuah nilai bilangan bulat
= ”);
scanf(“%d”,
&x);
printf(“Nilai yang anda masukkan adalah =
%d”, x );
return
0;
}
Adak kode
program yang di dalamnya terdapat tanda %d, maksudnya adalah masukan tersebut
membaca nilai bertipe int (format bilangan bulat) dari keyboard dan menyimpan
nilai tersebut ke dalam alamat di dalam memori yang ditempati oleh variable x.
Ada
beberapa format yang lain untuk menentukan format yang dapat dipakai pada scanf().

Ada beberapa format yang lain untuk menentukan
format yang dapat dipakai pada printf().

Ada
beberapa tambahan dalam penggunaan bilangan real misalnya :
%.3f
mencetak bilangan real dengan 3 angka di belakang koma
%2.3
mencetak bilangan real dengan 2 angka sebelum koma dan 3 angka sesudah koma.
Selain itu
perlu juga diperhatikan sebuah karakter escape yaitu karakter yang ditulis
dengan awalan tanda \ diikuti dengan karakter tertentu yang
memiliki sebuah tingkah laku.
Karakter-karakter
tersebut seperti pada table di bawah ini :

D.
Mengenal
cin>> dan cout<< dalam Bahasa C++
Sama
halnya fungsi scanf() dan printf(). Fungsi cin>> dan cout<< juga
berfungsi sebagai inputan dan keluaran. Yang berbeda adalah file headernya
memakai <iostream.h>.
Contoh 1 : Memasukkan sebuah nilai bertipe integer
#include <iostream.h>
int main()
{
int x;
cout<< “Masukkan sebuah nilai bilangan bulat = ”;
cin>>x;
cout<<“Nilai yang anda masukkan adalah =”<< x;
return 0;
}
E.
Mengenal fungsi
aritmatike dengan header math.h
Di
dalam bahasa C juga disediakan fungsi untuk penangan aritmatika. File ini
terdapat di dalam header math.h.
Perhatikan
table di bawah ini :

F.
Mengenal
Komentar
Komentar
adalah sebuah teks yang dimasukkan di dalam kode program, tetapi teks tersebut
tidak akan dieksekusi sebagai kode program. Biasanya komentar digunakan untuk
memberikan penjelasan terhadap kode-kode program yang kita tuliskan, dapat juga
berupa kegunaan program, waktu dibuat dan penulis yang membuat.
Ada
beberapa bentuk format dalam komentar.
·
//isi komentar
Komentar
ini digunakan pada C++
·
/* isi komentar */
Komentar
ini bias digunakan di C / C++
G. Fungsi Manipulasi String
Dalam
sebuah kasus tertentu kita membutuhkan aktifitas untuk memanipulasi sebuah
string, misalnya ketika kita mau menjumlah string, memotong string, dan
sebagainya.
Untuk
menggunakan fungsi ini kita membutuhkan file header yang bernama string.h.
Ada
beberapa fungsi manipulasi string diantaranya :
·
Menentukan panjang string = strlen(string)
Fungsi
ini digunakan untuk menghitung panjang dari sebuah string.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char
*nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strlen(nama);
}
·
Mencari sebuah string = strchr(string,
index)
Fungsi
ini digunakan untuk memotong sebuah string dimulai dari index.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char
*nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strchr(nama,’A’);
}
·
Mencari sebuah string = strstr(string,
index)
Fungsi
ini digunakan untuk memotong sebuah string dimulai dari index.Dengan
ketentuan bahwa index yang dicari harus tepat, jika tidak maka hasilnya kosong
/ null.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char
*nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strstr(nama,”ajar”);
}
·
Membuat String menjadi huruf KAPITAL = strupr
(string)
Fungsi
ini digunakan membuat string menjadi huruf KAPITAL.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char
*nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strupr(nama);
}
·
Membuat String menjadi huruf kecil = strlwr
(string)
Fungsi
ini digunakan membuat string menjadi huruf kecil.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char
*nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strlwr(nama);
BAHASA
PEMROGRAMAN C
#include<stdio.h>
Int main()
{
printf(“Hore aku
bisa memprogram!”) ;
}
BAHASA
PEMROGRAMAN C++
#include<iostream.h>
Int main()
{
cout<< “Hore aku bisa
memprogram!”;
return 0;
}