Minggu, 20 November 2016

Sejarah bahasa C dan C++

1.      SEJARAH BAHASA C DAN C++
Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.
Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL.Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.
Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.
Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Symbol ++ merupakan operator C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari C.
Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi.C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront.C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.
Borland International merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++.
Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode
C++.Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan
DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows.
Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly).Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.
Selain Borland International, terdapat beberapa perusahaan lain yang juga merilis
compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++.
2.      PERBEDAAN BAHASA C DAN C++
Bahasa pemrograman C dan C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi.Bahasa C++ dicipitakan oleh Bjarne Stroustrup, ia menggunakan Bahasa pemrograman C sebagai dasar dari Bahasa pemrograman C++.Maka bisa dilihat bahwa Bahasa pemrograman C++ dengan Bahasa pemrograman C merupakan satu garis keturunan.Perbedaan dari kedua bahasa tersebut bisa dilihat dari kasat mata dalam struktur pemrogramannya.
C++ pada awalnya disebut sebagai “C dengan Kelas” (C With Classes) dan diciptakan untuk memiliki fitur pemrograman berorientasi objek. Karena C++ berdasarkan dari Bahasa pemrograman C, maka kebanyakan kode C bisa dirakit di kompilator C++ dengan mudah.
Perbedaan kecil contohnya kata “new” dan “delete” yang terdapat di kode C tidak bisa dirakit di C++ karena kata-kata ini adalah kata dipesan C++. Pustaka C biasanya bisa diimpor ke pustaka C++, tapi karena kompilator C dan C++ memiliki “name mangling” yang berbeda, maka perubahan kecil di kode C perlu dilakukan.

A.    PERBEDAAN DAPAT DILIHAT JUGA PADA BEBERAPA HAL BERIKUT INI
Tipe Data Karakter
Pada bahasa pemrograman C++, bool dapat berisi true ataupun false, mirip Pascal. Sedangkan pada bahasa pemrograman C tidak ada type boolean. Sebagai gantinya, type bilangan bulat apapun bisa dipakai sebagai ganti boolean dengan aturan false adalah 0 dantrue adalah angka selain 0.
Tipe Data String
Pada bahasa pemrograman C, tidak ada type data khusus string, sehingga string didefinisikan sebagai array of char. Sedangkan pada bahasa pemrograman C++, untuk menggunakan type string harus ada #include di awal program harus menggunakanstd::string.
Tipe data struct (record)
Misal deklarasi variabel siswa ichand; maka akses ke elemennya menggunakan titik ‘.
contoh : ichand.nama , ichand.kelas
Tipe data enumerasi
Jadi format typedef enum {} ;
Untuk contoh :
‘hari (dalam minggu)’, pada C dan C++ ‘senin’ akan bernilai 0, ‘selasa’=1, ‘rabu’=2 dst
Jika ditulis :
typedef enum{‘senin’ = 3, ‘selasa’ = 7, ‘rabu’, ‘kamis’=9, ‘jumat’=10, ‘sabtu’ = 20;} hari;
Maka senin bernilai 3, selasa=7, rabu=8, kamis=9, jumat=10, sabtu=20.
Jika nilai pada elemen tersebut tidak didefinisikan, akan dianggap +1 dari elemen sebelumnya.
Input
Pada bahasa pemrograman C perlu #include di awal program dan output menggunakan fungsi printf (print formatted), Formatnya: printf(“”,[, ,…]);
Jadi, bentuk dari keluaran dituliskan dulu formatnya sebagai parameter pertama printf dalam bentuk string (diapit oleh petik), yang membedakan text biasa dengan format variabel adalah tanda %.
Pada bahasa pemrograman C, input menggunakan scanf (scan formatted). Format yang digunakan hampir sama dengan printf, namun setelah string format, yang diisi bukan nama variabel, melainkan pointer dari array tersebut. Maka dalam memasukkan nilai desimal (%f) kedalam variabel f digunakan pointer f (&f).
Pada bahasa pemrograman C++, perlu #include di awal program dan input menggunakanstd::cin.
Penggunaan
Bahasa pemrograman C merupakan bahasa pemrograman terstruktur yang mempunyai tujuan untuk mempermudah pembuatan & pengembangan program.
Bahasa pemrograman C++ merupakan bahasa yang berorientasi obyek (OOP) yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan produktivitas lebih.
File Header
Dalam Bahasa pemrograman C, file header yang digunakan adalah stdio.h.
Dalam Bahasa pemrograman C++, file header yang digunakan adalah iostream.h. Terkadang juga memakai conio, stdio, dll. Tetapi iostream wajib digunakan dalam file header nya.
Cout & Printf
Dalam Bahasa pemrograman C, penggunaan untuk fungsi output digunakan printf (print formatted).
Dalam Bahasa pemrograman C++, penggunaan untuk fungsi output digunakan perintahcout.
Cin & Scanf
Dalam Bahasa pemrograman C, untuk pengambilan karakter melalui keyboard mengunakanscanf.
Dalam Bahasa pemrograman C++, untuk pengambilan karakter melalui keyboard menggunakan Cin.
Prosedural vs OOP
Bahasa pemrograman C dan C++ berbeda dalam paradigma pemrograman.Bahasa C lebih mengarah ke prosedural murni, sedangkan C++ adalah semi-prosedural.Kekuatan utama C++ adalah pada Object Oriented Programming atau Pemrograman Berorientasi Objek.Dalam prosedural, masalah dipecah menjadi bagian-bagian yang kecil kemudian dicari solusi penyelesaian tepat untuk masalah tersebut.Dalam konsep OOP, setiap masalah adalah objek yang memiliki karakteristik tertentu.
Malloc vs new
Berbicara mengenai pointer dan data maka kita tidak akan lepas dari alokasi memori dan dealokasi tentunya. Dalam Bahasa pemrograman C tidak terdapat kata kunci khusus untuk melakukannya. Untuk memesan alamat memori di heap kita menggunakan fungsi malloc(). Sedangkan dalam Bahasa pemrograman C++ disediakan kata kunci new untuk melakukan kegiatan serupa.Keuntungannya dengan adanya kata kunci new untuk alokasi memori sebagai perintah built-in dapat mengefisienkan kerja kita.
Template
Ini dia salah satu kelebihan C++ dibanding banyak bahasa pemrograman lain. Template adalah sistem overload otomatis terhadap fungsi-fungsi yang kita definisikan, dengan template kita bisa membuat fungsi generic (fungsi umum) yang dapat dipakai untuk berbagai tipe data.Jadi kita hanya perlu membuat 1 fungsi untuk semua.
Exception handling
C++ adalah bahasa pemrograman pertama yang menggunakan sistem exception handling.Exception handling adalah teknik menjebak error atau penanganan kesalahan. Jika kita menulis kode dalam bahasa C, kita akan dipusingkan jika terjadi error dalam kode kita. Cara lama yang dipakai adalah menelusuri alur program dan menguji satu per satu fungsi yang ada dan diperkirakan menyebabkan error. Dalam C++, manakala terjadi error program akan menghentikan proses dan mencari penanganan kesalahan yang tepat sesuai kesalahan yang terjadi.
STL
Satu yang ada di C++ adalah library khusus bernama STL. STL adalah kumpulan fungsi-fungsi dan data-data khusus yang banyak digunakan untuk struktur data.Misalkan queue, vector, map, tree dll yang banyak digunakan dalam struktur data.Dengan STL kita tidak perlu mendefinisikan sendiri struktur data sendiri karena struktur-struktur data tersebut telah disediakan oleh C++. STL Merupakan singkatan dari Standard Template Library.Sesuai namanya, class dalam STL merupakan template sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam tipe data.

3.      PERINTAH-PERINTAH PADA BAHASA C DAN C++
1. Auto: Keyword "auto" digunakan untuk membuat variabel lokal. Namun demikian keyword ini jarang dipakai.

2. Break: Keyword "break" digunakan untuk keluar dari do, for atau loop while dengan melewati kondisi loop yang normal.. Keyword ini juga digunakan untuk keluar dari perintah "switch".

3. Switch : Perintah "switch" adalah bagian dari beberapa perintah yang ada pada C. Perintah ini igunakan untuk pembuatan rute satu dengan beberapa cara yang berbeda. Berikut ini dalah bentuk yang biasa dibentuk dipakai pada perintah "switch".Tiap keberhasilan erintah dapat berasal dari satu perintah sampai beberapa perintah, panjang porsi default" dapat dipakai. "switch" akan bekerja dengan pengontrolan"control-var" terhadap konstanta. Jika telah diketemukan suatu keserasian, maka pelaksanaan perintah tersebut akan berhasil. Jika urutan perintah yang berhubungan dengan "case" yang sesuai dengan nilai dari "control-var" yang tidak berisi "break", maka suatu eksekusi perintah akan berlanjut pada "case" berikutnya. Letakkan secara berbeda, mulai dari tempat yang sesuai, maka eksekusi akan terus berjalan sampai perintah "break" ditemukan, atau "switch" berakhir. Jika tidak ditemukan keserasian "case default" maka perintah tidak akan berhasil dilaksanakan. Hal ini akan menyebabkan tidak ada aksi yang berlangsung.
4. Case: Lihat pada "switch".

5. Char: Keyword "char" adalah tipe data yang digunakan untuk membuat karakter variasi

6. Const: Coonst berasal dari kata “constant” Modifier "const" akan mengatakan pada compiler ahwa variabel yang mengikuti tidak dapat dimodifikasi. Namun demikian saat ideklarasikan variabe "const" dapat diberi nilai awal

7. Continue: Keyword "continue" digunakan untuk menyediakan porsi code pada suatu loop dan memaksa "conditional test" untuk ditampilkan.

8. Default: keyword "default" digunakan pada perintah "switch" yang memberi tanda default block ari code yang akan dibuat jika tidak ada kecocokan pada "switch".

9. Do: Loop "do" adalah salah satu dari tiga konstruksi loop yang ada pada C.Jika hanya satu perintah yang diulang, maka tanda kurung tidak diperlukan. Tanda kurung disini hanya memperjelas suatu perintah. Loop "do" adalah satu-satunya loop dalam C yang selalu minimal satu iterasi, sebab suatu kondisi akan diuji pada bagian bawah loop. Loop "do", biasanya dipakai untuk membaca file disk

10. Double: "double" adalah suatu penentu tipe data yang digunakan untuk membuat "double- precision" variabel "floating-point".

11. If: Adalah suatu fungsi yang mendeklarasikan sebuah persyaratan. Jika persyaratan itu tidak terpenuhi maka perintah tidak akan dijalankan atau menjalankan perintah “else”

12. else: Adalah suatu fungsi yang digunakan sebagai alternatif dalam fungsi “if”

13. Enum: Secifier tipe "enum" digunakan untuk membuat tipe enumerasi (enumera-tion). 
Enumerasi adalah suatu daftar yang sederhana dari konstanta integer yang diberi nama. Oleh sebab itu, tipe enumerasi ini menentukan apa yang dibandingkan dalam daftar tersebut.

14. Extern: "extern" adalah tipe data modifier yang digunakan untuk memberitahu com­piler bahwa suatu variabel telah dibuat di lain tempat di dalam program. Tipe ini sering digunakan pada kata penghubung dengan susunan file terpisah yang memperlakukan data global yang sama serta digabungkan bersama. Pada dasarnya, "extern" ini memberitahu compiler tentang tipe variabel tanpa harus membuat variabel itu sendiri.

15. Float: “float" adalah tipe data specifier yang digunakan untuk membuat variabel floating-point.

16. For : Loop "for" memungkinkan pemberian huruf awal dan kenaikan secara otomatis dari variabel counter.

17. Goto: Keyword "goto" akan menyebabkan pembuatan program "melompat" pada label yang ditentukan dengan perintah "goto"

18. int: "int" adalah tipe specifier yang digunakan untuk membuat variabel integer.

19. Long: "long" adalah tipe data modifier yang digunakan untuk membuat variabel integer menjadi "double-length".

20. Register: "register" adalah modifier tempat penyimpanan yang digunakan untuk meminta agar suatu pemasukan pada variabel dioptimalkan kecepatannya. Secara tradisional, "register" hanya dapat digunakan pada variabel integer dan karakter, "register" tersebut menyebabkan variabel-variabel tersebut disimpan dalam register CPU sebagai pengganti dari ditempatkannya pada memori.Standar ANSIC telah diperluas definisinya agar dapat memasukkan semua tipe data. Namun demikian data selain integer dan karakter, biasanya tak dapat disimpan dalam CPU register. Untuk tipe data yang lain, baik berupa cache memory (atau semacam jenis peng-optimal-an scheme) akan dipakai yang kemudian meminta "register" untuk disimpan."register"hanya dapat digunakan pada variabel lokal.

21. Return: Perintah "return" akan memaksa suatu pengembalian dari fungsi dan dapat digunakan untuk mentransfer kembali suatu angka pada rutin pemanggilan.

22. Short: "short" adalah modifier tipe data yang digunakan untuk mendeklarasikan integer pendek.

23. Signed: Tipe modifier "signed" digunakan untuk menentukan suatu tipe data "signec char".

24. Sizeof: Operator pengaturan waktu "sizeof' akan mengembalikan panjang variabeL tipe yang mendahuluinya. Jika yang mendahului adalah suatu variabel maka tanda kurung bersifat optional (boleh dipakai)

25. Static: Type data modifier "static" digunakan untuk menyuruh compiler agar membuat tempat penyimpanan yang permanen untuk variabel lokal yang mendahuluinya. Hal ini memungkinkan suatu variabel yang telah ditentukan mempertahankan nilainya antara panggilan fungsi.

26. Struct: Keyword "struct" digunakan untuk membuat variabel komplek atau konglomerat, yang disebut "structure", yang terbuat dari satu elemen atau lebih

27. Typedef: keyword typedef berguna untuk membuat alias dari suatu tipe data

28. Union: Union digunakan untuk menunjukkan dua variabel atau lebih pada lokasi memori yang sama.

29. Unsigned: "unsigned" adalah tipe data modifier yang memerintahkan compiler untul< menghapus tanda bit dari suatu integer dan menggunakan seluruh bit untuk keperluar arithmetic. Hal semacam ini menyebabkan ukuran integer terbesar menjadi dobel tapi hanya terbatas pada angka-angka positif saja.

30. Void: Tipe specifier "void" pada pokoknya digunakan untuk secara jelas mendeklarasikan fungsi yang tidak mengembalikan suatu nilai (dalam arti penuh), tipe ini juga digunakan untuk membuat pointer "void" (pointer pada "void"), yaitu pointer generic yang dapat menunjukkan beberapa tipe object.

31. Volatile: Modifier "volatile" digunakan untuk memberitahu Compiler bahwa suatu variabel mungkin telah mempunyai suatu isi yang telah dipilih dengan cara yang tidak ditentukan oleh suatu program. Contoh, variabel-variabel yang diubah dengan hardware seperti "realtime clock", 'Interrupt" atau input-input yang lain, harus dinyatakan sebagai volatile.

32. While: Adalah suatu loop. Jika suatu perintah tunggal adalah object dari "while",maka tanda kurung dapat dihilangkan, "while" akan menguji kondisinya pada bagian atas suatu loop. Oleh sebab itu jika kondisinya salah untuk memulai,maka loop tidak akan berjalan, meskipun hanya sekali. Kondisi tersebut mungkin dapat berupa suatu ekspresi.

A.    KERANGKA PROGRAM DALAM BAHASA C DAN C++
Setiap program yang ditulis dengan menggunakan bahasa C harus mempunyai fungsi utama, fungsi tersebut bernama main(). Fungsi inilah yang akan dipanggil pertama kali pada saat eksekusi program. Apabila ada fungsi lain yang dibuat, maka fungsi tersebut akan dijankan ketika dipanggil di fungsi utama. Hal ini karena bahasa C/C++ merupakan bahasa procedural yang menerapkan konsep runtutan (program dieksekusi baris-perbaris dari atas ke bawah secara berurutan).




Ada dua bentuk kerangka fungsi utama yang sering digunakan :
·         Bentuk dengan tanpa pengembalian nilai ke system operasi (dengan menuliskan Void sebelum fungsi utama )
Contoh :
void main(void)
{
            Kode program yang akan ditulis;
}
Kata kunci void dalam kurung bersifat opsional, artinya bias dituliskan atau juga tidak.
·         Bentuk dengan pengembalian nilai 0 ke system operasi (dengan menuliskan tipe data sebelum fungsi utama )
Contoh :
int main(void)
{
            Kode program yang akan ditulis;
            return 0;
}
Kata kunci void dalam kurung bersifat opsional, artinya bias dituliskan atau juga tidak.
Fungsi return 0 pada konsep di atas adalah fungsi main() ini dapat mengembalikan nilai 0 ke system operasi yang menandakan bahwa program tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan.

B.     Mengenal File Header ( *.h )Program dalam Bahasa C / C++

File header adalah file dengan eksetensi h ( *.h ) yaitu file bantuan yang digunakan untuk menyimpan daftar-daftar fungsi yang akan digunakan di dalam program.
File header di dalam C/C++ misalnya adalah <stdio.h> atau <iostream.h> untuk proses masukan dan keluaran (input/output). Tidak hanya dua file header tersebut karena masih banyak file header yang disediakan oleh C/C++ untuk menangani kerword-keyword yang lain.
Di bawah ini akan digambarkan bagaimana cara penulisan file header dengan mengacu pada konsep kerangka yang sudah dijelaskan di atas :






Contoh 1 : Penggunaan input/output dengan bahasa C
#include <stdio.h>
int main()
{
printf(“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”);
return 0;
}

Contoh 2 : Penggunaan input/output dengan bahasa C
#include <stdio.h>
void main()
{
printf(“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”);
}

Contoh 3 : Penggunaan input/output dengan bahasa C++
#include <iostream.h>
int main()
{
cout<<“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”;
return 0;
}

Contoh 4 : Penggunaan input/output dengan bahasa C++
#include <iostream.h>
void main()
{
cout<<“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”;
}

C.     Mengenal Fungsi printf() dan scanf() dalam Bahasa C

Dalam pembuatan sebuah program computer, kita tidak akan lepas dari proses masukan (input) dan keluaran (output). Dalam bahasa C perintah tersebut dikenal dengan penulisan scanf() sebagai inputan dan printf() sebagai keluaran. Untuk file header yang diperlukan adalah stdio.h.




Contoh 1 : Memasukkan sebuah nilai bertipe integer
#include <stdio.h>
int main()
{
               int x;
printf(“Masukkan sebuah nilai bilangan bulat = ”);
scanf(“%d”, &x);
printf(“Nilai yang anda masukkan adalah = %d”, x );
return 0;
}

Adak kode program yang di dalamnya terdapat tanda %d, maksudnya adalah masukan tersebut membaca nilai bertipe int (format bilangan bulat) dari keyboard dan menyimpan nilai tersebut ke dalam alamat di dalam memori yang ditempati oleh variable x.
Ada beberapa format yang lain untuk menentukan format yang dapat dipakai pada scanf().








Ada beberapa format yang lain untuk menentukan format yang dapat dipakai pada printf().











Ada beberapa tambahan dalam penggunaan bilangan real misalnya :
%.3f       mencetak bilangan real dengan 3 angka di belakang koma
%2.3      mencetak bilangan real dengan 2 angka sebelum koma dan 3 angka sesudah koma.
Selain itu perlu juga diperhatikan sebuah karakter escape yaitu karakter yang ditulis dengan awalan tanda  \  diikuti dengan karakter tertentu yang memiliki sebuah tingkah laku.
Karakter-karakter tersebut seperti pada table di bawah ini :









D.      Mengenal  cin>> dan cout<<  dalam Bahasa C++

Sama halnya fungsi scanf() dan printf(). Fungsi cin>> dan cout<< juga berfungsi sebagai inputan dan keluaran. Yang berbeda adalah file headernya memakai <iostream.h>.

Contoh 1 : Memasukkan sebuah nilai bertipe integer
#include <iostream.h>
int main()
{
               int x;
cout<< “Masukkan sebuah nilai bilangan bulat = ”;
cin>>x;
cout<<“Nilai yang anda masukkan adalah =”<< x;
return 0;
}

E.       Mengenal  fungsi aritmatike dengan header math.h
Di dalam bahasa C juga disediakan fungsi untuk penangan aritmatika. File ini terdapat di dalam header math.h.
Perhatikan table di bawah ini :

F.      Mengenal  Komentar
Komentar adalah sebuah teks yang dimasukkan di dalam kode program, tetapi teks tersebut tidak akan dieksekusi sebagai kode program. Biasanya komentar digunakan untuk memberikan penjelasan terhadap kode-kode program yang kita tuliskan, dapat juga berupa kegunaan program, waktu dibuat dan penulis yang membuat.
Ada beberapa bentuk format dalam komentar.
·         //isi komentar
Komentar ini digunakan pada C++
·         /* isi komentar */
Komentar ini bias digunakan di C / C++

G.    Fungsi Manipulasi String
Dalam sebuah kasus tertentu kita membutuhkan aktifitas untuk memanipulasi sebuah string, misalnya ketika kita mau menjumlah string, memotong string, dan sebagainya.
Untuk menggunakan fungsi ini kita membutuhkan file header yang bernama string.h.
Ada beberapa fungsi manipulasi string diantaranya :
·         Menentukan panjang string = strlen(string)
Fungsi ini digunakan untuk menghitung panjang dari sebuah string.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
        char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
        cout<<strlen(nama);
}








·         Mencari sebuah string = strchr(string, index)
Fungsi ini digunakan untuk memotong sebuah string dimulai dari index.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
        char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
        cout<<strchr(nama,’A’);
}

·         Mencari sebuah string = strstr(string, index)
Fungsi ini digunakan untuk memotong sebuah string dimulai dari index.Dengan ketentuan bahwa index yang dicari harus tepat, jika tidak maka hasilnya kosong / null.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
        char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
        cout<<strstr(nama,”ajar”);
}

·         Membuat String menjadi huruf KAPITAL = strupr (string)
Fungsi ini digunakan membuat string menjadi huruf KAPITAL.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
        char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
        cout<<strupr(nama);
}


·         Membuat String menjadi huruf kecil = strlwr (string)
Fungsi ini digunakan membuat string menjadi huruf kecil.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
        char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
        cout<<strlwr(nama);

BAHASA PEMROGRAMAN C

#include<stdio.h>


Int main()


{


printf(“Hore aku
bisa memprogram!”) ;


}



BAHASA PEMROGRAMAN C++


#include<iostream.h>


Int main()


{


cout<< “Hore aku bisa
memprogram!”;


return 0;


}